Read more: http://www.kutulis.com/2011/12/cara-membuat-artikel-terkait-di-sidebar.html#ixzz1uja4Hx00

Sabtu, 15 September 2012

handcraft

belajar membuat link klik alamat ini

Selasa, 17 April 2012

sulam pitaBandung - Sulam pita memang sedang jadi tren masa kini. Lihat saja yang kebanyakan dipakai wanita masa kini, pakaian, kerudung, sepatu, tas, clutch bag, tampil berbeda dan lebih cantik dengan hiasan sulam pita.

Hiasan sulam pita ternyata tak hanya indah dipadukan dalam produk fashion. Sulam pita juga indah saat dibuat menjadi lukisan. Seni sulam pita itulah yang ditekuni oleh Asri Ipindari, wanita berusia 54 ini merasa klik membuat karya lukis dari sulam pita.

Sejak kecil, perempuan yang lahir di Bandar Lampung telah menyukai pita. Namun tak hanya suka, Asri juga berkemauan untuk membuat kreasi dari pita. Ia pun kemudian mempelajari sulam pita dari tingkat dasar hingga tingkat mahir.

Mengaplikasikan sulam pita pada lukisan diakui Asri lebih sulit daripada menyulam pita pada media lain. Karena ia harus membuat terlebih dahulu lukisannya. "Terus terang, lukisan belum karya sendiri, tapi karya adik," aku asri. Namun saat lukisan telah jadi, giliran tangan Asri yang beraksi. Pita-pita cantik pun dibuat sesuai gambar.

Hal yang tersulit dalam proses pembuatan sulam pita, kata Astri adalah mendesain warna. Ia harus pintar memilih warna-warna pita yang serasi sehingga menciptakan lukisan sulam pita yang indah.

"Salah memilih warna, gambar bisa tak menarik dan kaku. tapi kalau pemilihan warna dan gradasinya tepat, lukisan seakan-akan hidup," tuturnya.

Pintar memilih warna saja belum cukup untuk menghasilkan karya lukis yang indah. Faktor lain yang dibutuhkan adalah mood atau suasana hati, ketekunan, dan kesabaran. Menurut Asri, jika ia sedang dalam kondisi tidak mood, ia lebih memilih untuk tidak menyulam. "Sulaman bisa kacau," ujar Alumni Jurusan Biologi Universitas Padjadjaran ini.

(avi/tya) sumber bandung.detik.com